Sinopsis Film “Athirah”- Karya Anak Bangsa

Athirah
Kita sudah banyak judul Film Terbaik Indonesia seperti Habibie & Ainun, Laskar Pelagi dan lainnya. Namun tahukan kamu jika ada film Indonesia baru yang lagi mencuri hati para penikmat film Indonesia? Judul film tersebut adalah “Athirah”. Seperti film Indonesia terkenal lainnya, film yang diliris pada tanggal 29 September 2016 ini diambil dari kisah nyata, perjuangan wanita bugis yang bernama Athirah.

Film “Athirah” yang disutradarai Riri Riza dengan produser Mira Lesmana ini mengisahkan hidup Hajjah Athirah Kalla, bunda dari Jusuf Kalla. Bagi kamu yang berpikir film ini mengenai Jusuf Kalla, berarti salah besar karena film ini berfokus pada ibunya, seorang wanita bugis yang berjuang untuk menyelesaikan segala permasalah yang menimpah rumah tangganya.

Dalam film ini, dikisahkan Athirah merupakan seorang wanita yang berpikiran positif walaupun masalah terus datang. Masalah paling besar yang mengoyahkan rumah tangganya ketika Athirah mengetahui suaminya telah berpoligami dengan wanita lain ketika suaminya sudah menjadi seorang saudagar terpandang. Sebagai seorang istri, tentu rasa sakit hati dan kecewa tidak bisa dihindari.

Apalagi selama ini dia terus membantu suaminya dalam mengebangkan bisnis keluarga hingga suaminya sukses. Namun rasa getir di hatinya ini tidak membuat dia terhanyut dalam kesedihan. Dia memilih untuk setia walaupun kesetiannya dikhianati.

Poligami yang dilakukan suaminya dianggap lumrah di dalam masyarakat ini tidak menjadi alasan Athirah menjadi seorang wanita yang tidak berdaya dan berhati kecut. Dengan segala kemampuannya dan perjuangannya, Athirah tetap tegar di depan anak-anaknya bahkan disaat dia sedang hamil.

Setelah ditinggal sendiri, Athirah mulai berbisnis sarung khas Bugis dan berhasil. Dia tidak hanya berhasil menjadi seorang ibu tetapi juga seorang pedagang dan aktivitis kegiatan sosial keagamaan yang terkenal. Walaupun sudah sukses, Athirah tidak lupa akan suaminya. Ketika suaminya bangkrut, Athirah yang menolongnya. Seorang istri masih tetap setia walaupun sudah tersakiti.

Karena Athirah tahu gimana rasanya sakit hati ketika sebuah kesetiaan dikhianati, Athirah mengajarkan anak-anaknya untuk setia karena kesetiaan sangatlah penting. Pembelajaran inilah yang kemudian menjadi pegangang bagi Jusuf Kalla memilih tetap setia kepada 1 istri.

Film yang mengambar gimana seorang wanita punya harkat dan martabat. Jangan biarkan poligami menghancurkan jati diri seorang wanita. Wanita bukanlah kaum minoritas yang tertindas dan tidak berdaya. Ayo bangkit para wanita Indonesia, kalian berharga! Dibalik seorang pria yang berhasil, ada sesosok wanita yang beriman dan setia.–hm-
SHARE

Heni Minata

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment

0 komentar:

Poskan Komentar